BANDA ACEH – Sumber anggaran untuk Kejuaraan Daerah (Kejurda) Off Road Aceh yang akan digelar pada 12 dan 13 Desember 2015 mendatang berasal dari sponsor dan pendukung. Anggaran publikasi kegiatan ini disebut-sebut mencapai Rp285 juta dan bukan berasal dari kas DPRA apalagi membebani APBA.

“Sementara perkiraan anggarannya Rp500 juta. Dana anggaran ini bukan dari APBA tetapi dari sponsor atau pendukung. Pihak panitia malah mengusulkan pada pak Ketua DPRA untuk minta ke Dispora, tetapi ia mengatakan, jangan! Kita gunakan dana dari sponsor atau pendukung saja,” ujar Ketua Panitia Off Road, Yu Salim A. Rachman, saat dihubungi portalsatu.com, Rabu, 2 Desember 2015.

Ia mengatakan Kejurda Off Road ini merupakan grand final puncak dari kejuaran daerah, yang sebelumnya sudah terlaksana dari seri pertama sampai dengan seri empat. Seri pertama off road ini berlangsung di Aceh Tengah, seri ke dua di Gayo Lues, seri ke tiga di Meulaboh, dan seri ke empat di Aceh Timur.

“Di grand final ini kejuaraan daerah Aceh memperebutkan Piala Ketua DPR Aceh. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk menjaring atlet-atlet berbakat yang mampu dalam bidang olahraga roda empat sehingga bisa membawa nama Aceh di kejuaraan nasional,” katanya.

Yu Salim mengatan acara ini juga bekerjasama dengan Ditlantas Polri untuk mewujudkan Aceh tertib Bersatu Keselamatan Nomor Satu. Selain itu, event yang menguji adrenalin ini juga untuk mengantisipasi pecinta balap roda empat agar tidak  terpengaruh balapan liar di jalan umum.

“Tapi balapannya di sirkuit balapan yang sudah disediakan secara resmi. Selain itu Ketua DPR Aceh yang berasal dari pesantren tersebut juga ingin peduli terhadap Aceh pada segala sektor termasuk bidang olahraga,” ujarnya.[]