BANDA ACEH – Wakil Ketua Komite Peralihan Aceh/Partai Aceh (KPA/PA), Yussaini atau kerap disapa Abu Yus, menyatakan dukungannya kepada Muzakir Manaf untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh di Pemilukada 2017 mendatang. Hal tersebut ditegaskannya melalui selembar surat yang diterima DPA PA/KPA Pusat pada Kamis, 4 Februari 2016.
Selain memberikan dukungan, Abu Yus turut meminta agar PA/KPA Pusat menentukan dan mengumumkan calon wakil gubernur pendamping Mualem–sapaan akrab Muzakir Manaf–di Pemilukada mendatang. Menurutnya penentuan calon wakil gubernur sangat penting guna menghindari perpecahan di tubuh internal PA/KPA.
“Na upaya-upaya dari pihak tertentu agar memecah belah internal dan menghasut sesama Partai Aceh seureuta na rencana menggagalkan kebijakan politek Mualem di masa ukeu njoe dalam hai meu peuteuntee calon pasangan Wakil Gubernur periode 2017-2022 njang akan ukeu njoe (ada upaya-upaya dari pihak tertentu agar memecah belah internal dan menghasut sesama Partai Aceh serta ada rencana menggagalkan kebijakan politik Mualem di masa mendatang dalam menentukan calon pasangan Wakil Gubernur periode 2017-2022 nanti),” tulis Abu Yus.
Dia juga turut memaparkan kondisi di wilayah yang dinilai cukup rentan konflik. Menurutnya rakyat menunggu pengumuman siapa yang bakal mendampingi Mualem.
“Penteng kamoe peutroh nibak uroe njoe bahwa kamoe beuseureuta rakan-rakan meuharap nibak Mualem agar jiwa kepemimpinan di masa perjuangan harus diutamakan dalam pengambilan keputusan njang ukeu njoe (Penting kami sampaikan pada hari ini bahwa kami beserta rekan-rekan berharap kepada Mualem agar mengutamakan jiwa kepemimpinan di masa perjuangan dalam mengambil keputusan di masa mendatang),” katanya lagi.
Dia menekankan jajaran KPA/PA akan tetap patuh atas perintah Mualem termasuk dalam penentuan calon wakil Gubernur Aceh nantinya.
“Untuk nibak nyan kamoe peutroh, mohon bek ragu untuk memutuskan segera calon njang kamoe maksud. Kamoe seubago Wakil Ketua KPA/PA Pusat sajan ban bandum jajaran se-Barat Selatan siap mengamankan peu mantong keputusan Mualem lagee setia mengikuti perintah Mualem dalam perjuangan njang ka u likoet,” katanya lagi.[]
