TERKINI
NEWS

Tunisia Tutup Sekolah Terkait FETO, Turki Berterima Kasih

ANKARA - Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu telah mengakui dukungan Tunisia terhadap Turki setelah kudeta yang terjadi pada Juli 2016, dengan mengatakan bahwa negara Afrika…

LIPUTAN6 Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 607×

ANKARA – Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu telah mengakui dukungan Tunisia terhadap Turki setelah kudeta yang terjadi pada Juli 2016, dengan mengatakan bahwa negara Afrika Utara itu telah menutup sebuah sekolah yang terkait dengan Organisasi Teroris Fetullah (FETO). Disiarkan worldbulletin.net

Menurut pemerintah Turki, FETO dan pemimpinnya yang berbasis di AS, Fetullah Gulen, melakukan kudeta yang digagalkan pada 15 Juli 2016, yang menyebabkan 250 orang menjadi syahid dan hampir 2.200 orang terluka.

Ankara juga menuduh FETO berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi (penyusupan ke dalam) institusi Turki, khususnya militer, polisi, dan pengadilan.

Berbicara pada konferensi pers bersama dengan rekannya dari Tunisia Khemaies Jhinaoui di Ankara, pada hari Kamis, Cavusoglu mengatakan bahwa Tunisia sekarang mengambil langkah untuk menutup sekolah terkait FETO lainnya.

Dia mengatakan FETO bukan hanya ancaman bagi Turki tapi juga ke setiap negara tempat organisasi beroperasi.

“Satu sekolah yang terkait dengan FETO telah ditutup [di Tunisia] Keputusan di sekolah lain juga telah diambil dan sekarang dalam tahap implementasi, saya sangat berterima kasih atas semua dukungan ini,” kata Cavusoglu.

Jhinaoui juga berterima kasih kepada Turki karena mendukung Tunisia selama revolusi 2011.

“Mereka tidak hanya mendukung kita secara verbal, tapi juga memberi kami dukungan material yang hebat,” katanya.

Tunisia adalah tempat kelahiran pemberontakan “Arab Spring” yang menyapu Timur Tengah dan Afrika Utara di awal tahun 2011.

“Presiden Recep Tayyip Erdogan telah menerima undangan Presiden Tunisia Mohamed Beji Caid Essebsi untuk mengunjungi Tunisia, kata Jhinaoui, setelah pertemuannya dengan kepala negara Turki.[]

LIPUTAN6
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar