SIGLI – Tujuh penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Sigli, Kabupaten Pidie, kabur setelah menodongkan senjata pistol FN ke petugas penjara, Minggu, 29 November 2015 sekitar pukul 16.15 WIB. Mereka merupakan warga binaan yang terjerat kasus narkoba.

Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan para napi kabur lewat gerbang utama setelah memanjat pagar sambil memegang senjata api laras pendek. Sipir Rutan Sigli sempat menghadang para napi yang nekat kabur tersebut, namun tidak berhasil karena jumlah mereka banyak.

“Kita sudah mencoba menghadang dan berkelahi dengan para napi, tapi karena mereka jumlah banyak kita kewalahan,” kata salah seorang petugas yang enggan ditulis namanya.

Informasi kaburnya para napi sampai ke Polres Pidie. Puluhan polisi langsung tiba di lokasi melakukan pengejaran. Dari tujuh tahanan yang kabur, empat diantaranya berhasil ditangkap polisi saat sedang sembunyi di Gampong Blang Paseh Kota Sigli.

Berdasarkan keterangan petugas, ketujuh napi kasus narkoba yang kabur tersebut adalah Hamdan (40) warga Bireuen, Andri (30) warga Teupin Raya Pidie, Musadi (40) warga Bireueun, Abubakar (30) warga Tiro Pidie, Rusli (45) warga Geumpang Pidie, M. Ihksan (25) warga Samalanga Bireuen, dan Arifuddin (25) warga Keumala Pidie.

Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap napi yang belum tertangkap. Mereka diperkirakan masih sembunyi di pemukiman penduduk kawasan tersebut.[]