SIGLI – Jalan lintas Kota Sigli berserakan tanah akibat truk pengangkut material batu gunung untuk proyek Pantai Pelangi memasuki kawasan perkotaan. Tanah yang jatuh berserakan sepanjang jalan tersebut dinilai dapat membahayakan pengguna jalan.
Hal tersebut disampaikan oleh sejumlah warga pengguna jalan kepada portalsatu.com, Rabu, 28 Oktober 2015.
“Lihat bang, tanah berserakan di badan jalan yang jatuh dari truk berbadan besar saat membawa batu proyek. Kondisi sangat merusak pemandangan dan jorok,” ujar Rajudin, salah satu pengguna jalan.
Rajudin mengatakan, anehnya pihak terkait seperti menutup mata dan terkesan membiarkan hal tersebut terjadi. Padahal di dalam aturan truk tidak boleh masuk kawasan kota. Sementara jika untuk kepentingan pembangunan, diizinkan asalkan menutup material yang diangkut agar tidak berserakan di jalan.
“Mungkin aturan hanya berlaku untuk orang kecil sementara bisa dilanggar oleh mereka punya kekuatan dan kemampuan,” kata Muslem, yang turut mengharapkan kepedulian pemerintah.
Pantauan portalsatu.com, tanah berserakan di badan jalan depan Pendopo Bupati dan Wakil Bupati Pidie. Tanah juga berserakan di ruas jalan lingkar Blang Paseh hingga Benteng yang turut membuat arus lalu lintas terganggu.[](bna)
Laporan: Zamah Sari