LHOKSEUMAWE- Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Lhokseumawe, Kolonel Marinir Nasrudin mengatakan pihaknya telah mengamankan tujuh ratusan bal pakaian ilegal dalam kapal tongkang KM Jaya Kita GT 100 yang kandas di perairan Aceh Timur, Rabu kemarin.

“Awalnya Selasa, kita mendapat kabar adanya kapal tongkang terdampar di perairan Aceh Timur. Saya perintahkan kepada anggota TNI AL di wilayah Langsa untuk patroli. Saat itu cuaca sangat ekstrem, maka kita lanjutkan Rabu kemarin, dan berhasil menemukan kapal tersebut tanpa pemiliknya,” kata Kolonel Nasrudin kepada portalsatu.com, Kamis, 11 Februari 2016.

Nasrudin menyebutkan, setelah dilakukan penggeledahan, diketahui kapal itu mengangkut lebih 700 bal pakaian bekas yang diduga berasal dari Malaysia.

“(Kapal) kita temukan sudah tidak berpenghuni lagi, tekongnya sudah kabur,” sebut Nasrudin yang memimpin Angkatan Laut mulai dari Pangkalan Susu hingga Sigli.

Kata Nasrudin, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan seluruh jajarannya, namun kapal tersebut tidak ada daftar identitasnya. Menurutnya, kapal ini diduga berasal dari wilayah Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara. Sebab, kata dia, di sana masyarakat menuntut agar pakaian bekas diizinkan masuk ke wilayah tersebut. Namun secara aturan hingga kini tidak diizinkan.

“Dari situlah, kita duga sementara mereka mencari tempat berlabuh yang lebih aman lagi dan itu tentunya di wilayah perairan Aceh,” ujar Nasrudin.

Nasrudin menambahkan, pihaknya akan terus melacak keberadaan pemilik kapal itu termasuk tekongnya. “Kita yakin mereka ada membawa barang berharga lainnya yang lebih mahal lagi, jika tidak pastinya mereka enggan meninggalkan kapalnya tersebut di perairan Aceh Timur,” katanya.

Danlanal Lhokseumawe ini menambahkan, dengan kandasnya kapal tersebut, barang-barang di dalamnya banyak berserakan di laut dan sebagian telah diambil masyarakat sekitar. “Sisanya akan kita tarik nanti ke Pos Angkatan Laut Langsa guna kita amankan menjadi barang bukti,” pungkasnya.

Sebelumnya, dikutip dari okezone.com, diduga akibat ombak besar, Kapal tongkang KM Jaya Kita GT 100 kandas di pantai Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Kapal memuat barang ilegal yakni 700 bal pakaian bekas. Sedangkan awak kapal kabur saat kapal kandas.[] (idg)