IDI RAYEK – Kerusuhan antar tim pemenangan Partai Aceh pendukung calon Bupati Aceh Timur, Hasballah H M Thaib-Syahrul Syamaun dan tim pendukung pasangan calon independen Ridwan Abubakar-Abdurrani (Polem), berakhir dengan damai. Kesepakatan ini dicapai setelah proses musyawarah panjang yang dilaksanakan di Mapolres Aceh Timur, Senin, 2 Januari 2017 sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.
Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, dalam konfrensi pers dengan wartawan mengatakan kedua belah pihak tim pemenangan sudah berdamai tanpa ada yang diproses hukum. Pun demikian kedua pendukung tersebut telah sepakat jika membuat kericuhan kembali, pasangan calonlah yang mempertanggungjawabkanya.
“Terkait kasus ini, kedua mereka tidak ada yang diproses hukum, lantaran keduanya tidak yang membuat laporan kepada kita dan dalam kesepakatan tadi kedua kubu ini telah mengaku sama-sama salah, sehingga mereka berjanji tidak akan mengulangi kejadian yang sama,” ujarnya.
Kapolres mengatakan tidak ada korban jiwa dalam perkara ini. Dia turut mengimbau kepada seluruh tim pemenangan agar tidak terprovokasi dengan isu yang berkembang.
“Aceh Timur sebenarnya aman, cuma itulah ulah oknum yang menebar isu panas sehingga keadaan tak kondusif. Ini kita harap seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi dengan hal-hal itu,” kata Kapolres.