BANDA ACEH – Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan ada tiga proyek jembatan yang menjadi perhatian Pemerintah Aceh, khususnya di Banda Aceh. Selain jembatan Lamnyong, dua jembatan yang juga sedang dalam pengerjaan adalah Jembatan Krueng Cut sepanjang 310 meter dan jembatan layang (fly over) di Simpang Surabaya sepanjang 881 meter.

“Kalau Jembatan Lamnyong dibiayai dari anggaran APBA, maka dua proyek yang saya sebutkan tadi anggarannya dari APBN 2015-2017 yang sifatnya persetujuan kontrak tahun jamak atau Multi Years Contract. Insya Allah ground breaking untuk kedua proyek ini akan kita lakukan dalam waktu dekat,” kata Doto.

Selain itu, kata Gubernur, yang masuk dalam perencanaan untuk segera dibangun adalah Jembatan Seunapet Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Saat ini Pemerintah Aceh sedang berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan terkait dengan pinjam pakai lahan hutan.

Selain itu, pembangunan Terowongan Geurutee juga sedang dalam tahap studi untuk menentukan trase, kondisi tanah, dan bebatuan. Sementara itu, pembangunan jembatan Pango saat ini sedang dilakukan pendataan ulang untuk pembebasan lahan.

“Harapan kita, semua proyek pembangunan tersebut dapat berjalan sesuai waktu, agar masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” ujar Doto Zaini.

Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi menjaga dan mengamankan proyek-proyek tersebut.

“Kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, saya minta untuk turut melakukan pemantauan agar kualitas pembangunan jembatan terjaga dengan baik. Semoga Allah meridai setiap upaya dan perjuangan kita demi mensukseskan pembangunan di Serambi Mekkah ini,” kata Gubernur Aceh.[] (*sar)