BANDA ACEH Tgk. Lismijar, M.A., Ketua Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry yang juga putra Kluet Utara, berharap Gubernur Aceh bergerak cepat membantu meringankan beban para korban kebakaran di Kota Fajar, Aceh Selatan.
Kebakaran ruko (rumah toko) yang menimpa masyarakat Kota Fajar (Kecamatan Kluet Utara) merupakan musibah terbesar yang pernah terjadi di daerah itu, kata Lismijar, Kamis, 20 April 2017.
Baca: BPBD: 44 Ruko dan 30 Kios Terbakar di Kota Fajar
Lismijar berharap bantuan diberikan pemerintah tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi sampai para korban mendapatkan rumah untuk tempat tingga mereka.
Permintaan ini bukan tidak punya dasar. Sebagaimana kita ketahui, kebakaran Pasar Lama, Desa Kedai, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya tanggal 1 Agustus 2014 lalu, mendapatkan perhatian sangat serius dari Pemerintah Aceh. Saat itu, selain memberikan bantuan tanggap darurat, Gubernur Aceh juga berjanji akan membangun kembali ruko untuk para korban. Jadi kita berharap hal yang sama bisa dilakukan Gubernur Aceh untuk korban kebakaran di Kota Fajar, kata Lismijar.
Lismijar juga meminta masyarakat dan mahasiswa dari lintas organisasi di Aceh Selatan bersinergi untuk membantu korban kebakaran. Ini cobaan dari Allah bagi saudara kita di Kota Fajar. Kita berharap para korban dapat bersabar dan menerimanya dengan ikhlas, ujarnya.[]
