BANDA ACEH – Kapal Motor (KM) Sinar Jaya 7 yang bersandar di dermaga Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, sempat terbakar usai terdengar suara ledakan, Kamis, 20 April 2017, sekira pukul 17.00 WIB.

Pantauan portalsatu.com, sore tadi, kapal nelayan dengan nomor lambung GT. 90 NO 388/QQM itu terbakar di bagian dalam. Tidak lama kemudian, api berhasil dipadamkan. Para nelayan dan warga setempat termasuk sejumlah bocah tampak menyemut di lokasi kejadian untuk melihat kondisi kapal tersebut. Di lokasi juga terlihat dua mobil pemadam kebakaran dan satu mobil penyuplai air.

Seorang saksi mata, Harmani, 36 tahun, mengatakan, mulanya terdengar ledakan dari dalam kapal. Ia kemudian melihat sekira tiga orang keluar dari kapal. Salah seorang di antaranya dengan kondisi luka bakar. Mereka ialah seorang juru mesin dan dua anak buah kapal (ABK).

Adapun identitas ketiga nelayan Lampulo itu, Fahmi, 27 tahun, mengalami luka robek di kaki akibat kena pecahan kaca saat memadamkan api, Bachtiar, 27 tahun, keseleo (terkilir) saat memadamkan api, dan Fauzi, 28 tahun, luka bakar di kaki dan tangan. Fauzi sudah dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh pengobatan.

Harmani menyebut kapal itu merapat ke dermaga Lampulo kemarin (Rabu) dan telah melakukan bongkar muat ikan. Saat terjadi kebakaran, diperkirakan kapal sedang dibersihkan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh Ridwan di lokasi kejadian mengatakan, penyebab ledakan dari dalam kapal itu diduga akibat korsleting generator set (genset). “Api dari genset listrik. (Saat kejadian) mereka lagi bersih-bersih kapal,” kata Ridwan.[]