IDI RAYEUK – Geuchik Gampong Cek Mbon, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Muhammad Jamil, tidak menyangka kericuhan di daerahnya memakan korban jiwa. Dia mengaku sedang berada di rumah saat massa menyerang Jamaluddin bin Ismail hingga tewas di lokasi.
Sebenarnya kejadian ini tidak kami inginkan. Saya juga tidak mengatahui massa mengamuk dengan tiba-tiba, ujar Muhammad Jamil saat ditemui portalsatu.com di Maplores Aceh Timur, Senin, 16 November 2015 sekitar pukul 11.30 WIB.
Namun dia mengatakan tingkah Jamaluddin selama ini memang meresahkan masyarakat.
Jeut ta peugah meunan. Na meu gaya preman bacut, tapi lon han ek lon pike na kejadian lage nyoe jeut ke korban meninggai (bisa dikatakan seperti itu. Ada tingkah preman nya sedikit, tapi saya tidak berfikir akan ada kejadian yang menyebabkan dia meninggal), katanya.
Ia berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi.
Menyoe na masalah, jeut ta peuglah ngon musyawarah (kalau ada masalah bisa diselesaikan dengan musyawarah), kata Jamil.[]