LHOKSEUMAWE –  Sehat kembali setelah menjalani pengobatan di beberapa rumah sakit di Aceh dan Kuala Lumpur, Panglima/Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Pase Tengku Zulkarnaini bin Hamzah, di-peusijuek oleh sejumlah ulama, di kantor Partai Aceh (PA), Gampong Mancang, Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Senin, 21 Desember 2015.

Amatan portalsatu.com, dalam acara silaturahmi KPA/PA ban sigom Pase tersebut turut hadir Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya, pimpinan dan anggota DPRK Lhokseumawe dan DPRK Aceh Utara dari PA, mantan kombatan eks-Tripoli, relawan Rakan Mualem, dan tokoh masyarakat.

Tengku Zulkarnaini bin Hamzah akrab disapa Tengku Ni mengatakan dirinya bersyukur kepada Allah SWT, karena telah diberikan kesembuhan dari penyakit yang dideritanya selama ini.

Tengku Ni menjelaskan, dirinya sempat mengalami koma dan dirawat di ruang ICU RSU Cut Meutia Lhokseumawe. Beberapa hari kemudian ia diterbangkan melalui Bandara Malikusaleh Aceh Utara ke Banda Aceh. Setelah dirawat di RSUZA, ia diterbangkan lagi menuju Kuala Lumpur, Malaysia, guna mendapatkan perawatan lebih maksimal.

Menurut Tengku Ni, setelah menjalani peratawan selama 20 hari, ia dibolehkan pulang karena kondisinya sudah mulai membaik.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Pase yang mendoakan kesembuhan saya dari penyakit. Kepada seluruh masyarakat dan pejabat yang sempat membesuk di rumah sakit, saya memohon maaf sebesar-besarnya, karena saat saudara membesuk saya masih dirawat dan masih koma, sehingga dilarang masuk ke ruangan oleh pengawal,” ujar Tengku Ni.[](idg)