TAKENGON – Anggota DPR RI asal wilayah tengah Aceh, Ir Tagore Abubakar, optimis Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) akan lahir di 2016.
“Saya pelaku pemekaran ALA. Saya tahu betul perkembangannya dan saya juga anggota DPR-RI Komisi II. Jadi apa yang saya sampaikan tentang akan lahirnya ALA di tahun 2016, itu pasti. Kecuali ada pengkhianatan yang luar biasa dilakukan oleh pihak-pihak tertentu,” kata Tagore Abu Bakar saat ditemui portalsatu.com usai penutupan Konferensi Masyarakat Adat Gayo, di Takengon, Minggu, 13 Desember 2015.
Tagore mengatakan pemekaran daerah hanya diharuskan untuk melakukan konsolidasi dengan DPR-RI dan DPD-RI.
“Kalau Gubernur dan DPRA tidak menyetujui pemekaran ALA, maka jangan halangi perjuangan kami untuk menuju ALA yang bermartabat,” ujarnya.
Tagore mengklaim deklarasi pemekaran ALA telah dilahirkan pada masa Tgk. Ilyas Leube dan Abubakar Bintang, yang tak lain ayah kandungnya sendiri. Hanya saja deklarasi yang dilakukan sebelumnya bernama Provinsi Gayo Raya.
“Perjuangan kami ini hanya meneruskan apa yang diwariskan oleh leluhur kami untuk menciptakan provinsi sendiri. Perlu digarisbawahi, pemekaran ini tidak untuk memecahkan hubungan persaudaraan, namun semata untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Tagore yang didampingi Sekretaris Dewan Lembaga Masyaralat Adat Gayo, Azzohir Mogan, Se,Mba,.[](bna)
