LHOKSUKON - Dua pelajar tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan di kawasan jalan menuju Gampong Blang Gunci, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, Jumat,…
LHOKSUKON – Dua pelajar tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan di kawasan jalan menuju Gampong Blang Gunci, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, Jumat, 24 Februari 2017, sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam kecelakaan itu, satu luka berat, dan dua lainnya luka ringan. Para korban berasal dari kecamatan setempat.
“Dua pelajar yang meninggal, M. Rizal, 14 tahun, warga Gampong Simpang, yang mengendarai sepeda motor Astrea Prima. Lalu, M. Riki, 17 tahun, warga Gampong Keude Paya Bakong, yang mengendarai sepeda motor Bison,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kasat Lantas AKP Ikmal via telpon seluler, Sabtu, 25 Februari 2017.
Ikmal menjelaskan, M. Rizal yang berboncengan dengan Marhaban, 15 tahun (luka berat), warga Gampong Blang Paku, berjalan beriringan dengan sepeda motor Supra dikendarai Mukhlis, 25 tahun (luka ringan), dan berboncengan dengan M. Taufik, 14 tahun (luka ringan), warga Gampong Blang Paku.
“Dua sepeda motor yang beriringan itu melaju dengan kecepatan tinggi. Setiba di lokasi kejadian, Astrea bersenggolan dengan Supra tersebut, sehingga pengendara Astrea hilang kendali dan melaju ke arah kanan jalan. Saat bersamaan dari arah berlawanan datang sepeda motor Bison, sehingga langsung bertabrakan,” ujar Ikmal.
Setelah kejadian, korban luka berat dan luka ringan dibawa ke salah satu rumah sakit di Lhokseumawe. Sementara korban yang meninggal dunia dijemput pihak keluarga masing-masing untuk dikebumikan.
“Barang bukti sepeda motor sudah kita amankan guna proses penyelidikan lebih lanjut. Kita imbau para orang tua dapat menjaga dan mengawasi anak-anak terutama yang masih di bawah umur. Jangan biarkan mereka berkendara, karena belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Seperti halnya korban kecelakaan ini, mereka masih pelajar,” pungkas Ikmal.[]