LHOKSEUMAWE Partai Aceh (PA) diisukan akan mengusung kembali Suaidi Yahya sebagai bakal calon (balon) Wali Kota Lhokseumawe dan Muhammad Thaib alias Cek Mad menjadi balon Bupati Aceh Utara pada pilkada 2017. Benarkah?
Sumber portalsatu.com dari kalangan internal PA Lhokseumawe dan PA Aceh Utara mengakui hal tersebut, meski sampai saat ini Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PA belum menyatakan sikap secara resmi. Bisa dikatakan Suaidi hampir final, tampaknya tinggal menunggu deklarasi jika sudah ada kepastian siapa calon wakilnya (balon Wakil Wali Kota Lhokseumawe), kata seorang kader PA Lhokseumawe kepada portalsatu.com, Rabu, 11 Mei 2016.
Informasi tersebut dibenarkan sejumlah kader PA lainnya di Lhokseumawe. Kan tidak ada figur lain yang muncul ke permukaan selama ini untuk calon Wali Kota Lhokseumawe dari PA. Kan tidak mungkin PA kemudian tiba-tiba mengusung sosok lain yang kurang populer. Anda tentu bisa melihat sendiri bagaimana baiknya hubungan Suaidi dengan pimpinan dan jajaran PA Lhokseumawe. Tapi memang keputusan resmi nanti di tangan DPW dan DPA (Dewan Pimpinan Aceh) PA, kata sumber itu yang menolak disebutkan namanya.
Menurut sejumlah kader PA, saat ini jajaran PA Lhokseumawe dan Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Pase sedang membahas tentang sosok yang dinilai paling tepat sebagai balon Wakil Wali Kota Lhokseumawe. Ada beberapa nama yang dibidik, semuanya kader PA. Ada yang sudah pernah menjadi anggota dewan, ada juga mantan kombatan yang belum pernah menjadi pejabat publik, kata sumber itu.
Lantas, bagaimana dengan balon Bupati Aceh Utara? Sejumlah kader PA, termasuk yang saat ini tercatat sebagai anggota DPRK menyebutkan, perkembangan terakhir balon bupati mengarah kepada Cek Mad. Semakin mengerucut ke Cek Mad, meski sampai saat ini masih ada pro-kontra di kalangan internal (PA), ujar seorang kader PA Aceh Utara.
Sumber portalsatu.com menyebutkan, ada kader PA yang berharap pimpinan mereka tidak lagi mengusung Cek Mad. Akan tetapi, kata sumber itu, di tingkat pimpinan PA tampaknya lebih memilih Cek Mad untuk diusung kembali.