BANDA ACEH – Wakil Ketua Komisi VII DPR Aceh, Jamaluddin T. Muku, meminta aparat penegak hukum untuk mewaspadai adanya provokator yang memperuncing masalah di Singkil. 

“Kita berharap jangan sampai masuk provokator. Jangan sampai ada masuk pihak yang membuat adu domba,” kata politisi Demokrat ini kepada portalsatu.com, Selasa malam, 13 Oktober 2015.

“Provokator itu bisa jadi dari muslim atau diluar muslim,” ujarnya.

Katanya, Islam adalah agama perdamaian. Islam adalah agama yang menghargai hak dan memiliki toleransi.

“Jadi ini yang harus dikedepan. Kita berharap semua pihak mampu menyelesaikan masalah dengan hati yang dingin,” katanya. [] (mal)