SALAH satu kelompok yang berhak menerima zakat berupa fisabilillah, lantas siapa itu kelompok fisabilillah? Kata-kata Fi Sabilillah terdapat di dalam al-Qur'an sebanyak seratus enam puluh enam tempat kali dan partikel kata sabil terulang sebanyak enam puluh delapan tempat. Lebih lanjut diuraikan bahwa, secara etimologi (bahasa) kata sabil pada awalnya digunakan untuk dua arti, yaitu menjatuhkan sesuatu dan menelusuri sesuatu. Namun dalam perkembangannya kata sabil digunakan untuk arti jalan (thariq). Diartikan demikian, karena jalan adalah sesuatu yang harus ditelusuri secara berkesinambungan supaya sampai kepada tujuan.
Kita mengetahui bahwa Fisabilillah merupakan salah satu dari pada delapan golongan penerima zakat. dikarenakan pada dasarnya Fi Sabilillah secara bahasa adalah suatu jalan yang dapat menyampaikan seseorang yang mengikuti kepada keridhaan Allah SWT. Maka, ungkapan berperang jihad melawan musuh-musuh Allah SWT juga disebut jihad Fisabilillah karena jihad merupakan suatu perbuatan yang dapat menyampaikan seseorang kepada ridha Allah SWT. Berikut beberapa pendapat yang dapat mewakilkan dari berbagai pendapat tentang kriteria Fisabilillah sebagai penerima zakat.menurut fiqh syafiiyah,
Pertama,Muhammad Ibn Qasim al-Ghazi, dalam kitab Fathu al-Qarib:Dan adapun Fi Sabilillah adalah para tentara yang tidak mempunyai bagian dalam buku daftar gaji negara, namun mereka merupakan orang yang patuh dalam berperang.
Kedua, Ibrahim al-Bajuri, dalam kitab Hasyiyyah al–Bajuri:Asal kata sabil adalah al-tahariq(jalan), maka makna kata sabilillah adalah jalan yangmembawaki kepada Allah SWT yang melengkapi semiau bentuk taat. Akan tetapi dighlabahkan pemakaiannya pada uruf dan syara pada berperang pada jalan Allah SWT karena berperang merupakan jalan mendapatkan mati syahid yang dapat membawaki kepada Allah SWT. Dikarenakan demikian berperang lebih berhak dengan memakai nama sabilillah. Kemudian dipakaikan kepada para tentara yang berperang dikarenakan para tentara adalah orang yang mengurus urusan peperangan. Maksud dari tidak mempunyai bagian dalam buku daftar gaji negara, namun mereka merupakan orang yang patuh dalam berperang adalah mereka tetap diberi (hak zakat) walau mereka merupakan orang kaya untuk membantu mereka dalam berperang.