LHOKSEUMAWE – Seratusan pedagang yang berjualan di Jalan Perniagaan, pusat kota Lhokseumawe berdemo ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) setempat, Jumat, 6 November 2015, sore. Mereka memprotes pembangunan median jalan yang menggunakan paving block, sebab membuat Jalan Perniagaan menjadi sempit.
Amatan portalsatu.com, saat tiba di gedung DPRK, sekitar 10 orang perwakilan pedagang diterima untuk beraudiensi dengan pihak dewan. Dalam audiensi tersebut turut hadir Wakil Ketua I DPRK Suryadi, Wakil Komisi B Muklis Azhar, Ketua Komisi A Faisal Rasyidis, anggota dewan Irwan Yusuf, Azhar Mahmud, Ardiansyah, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Mulyanto, Kepala BLHK Zulkifili, Kapolsek Banda Sakti Iptu Ramli Ishak dan Danramil Banda Sakti Kapten Gunawan.
Nazaruddin, koordinator pendemo yang terdiri dari pedagang di Jalan Perniagaan dan masyarakat Pusong Baro, Kecamatan Banda Sakti, kepada portalsatu.com, mengatakan persoalan ini telah disampaikan berkali-kali ke pihak legislatif. Namun belum ada penyelesaian memihak kepada pedagang dan masyarakat.
Akibat dari pembangunan jalan tersebut, kami merugi karena konsumen atau pembeli yang enggan ke kawasan tersebut untuk berbelanja. Dampaknya, pendapatan kami para pedagang pastinya menurun, kata Nazaruddin.