TAKENGON – Lumrahnya pelaksanaan upacara peringatan hari besar melibatkan pria dan wanita. Namun berbeda jika yang diperingati itu Hari Ibu, seperti pada peringatan 87 tahun Hari Ibu di Takengon, Aceh Tengah, semua personil yang terlibat merupakan kaum ibu.
Dimulai dari perwira upacara, komandan upacara, pembaca undang-undang dasar hingga pasukan pengibar bendera, seluruhnya kaum hawa. Keterlibatan perempuan dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu tersebut, menurut koordinator panitia, Ny. Apini Nasaruddin, wujud kiprah kaum ibu.
“Sebenarnya kalau perempuan diberikan tanggung jawab dan peran pasti dapat dikerjakan walaupun lumrahnya pekerjaan tersebut dilakukan kaum pria seperti halnya keterlibatan perempuan dalam rangkaian upacara,” ujar Apini usai upacara yang dipusatkan di Lapangan Setdakab setempat, Selasa (22/12).
Apini menambahkan, untuk menyemarakkan peringatan Hari Ibu tahun ini, tidak hanya keterlibatan dominan pada pelaksanaan upacara, ibu-ibu yang bergabung dalam berbagai organisasi wanita hari itu turut serta memamerkan produk kerajinan maupun produk makanan olahan tradisional.
Menariknya lagi, para pimpinan organisasi wanita dan beberapa ibu-ibu hari itu berinisiatif menaiki becak dan membagi-bagikan buah-buahan kepada masyarakat yang berada di seputar kota Takengon.
Aneka Produk