TERKINI
TAK BERKATEGORI

Sekolah Hamzah Fansuri Latih Berpidato di Pantai

“Dalam rumus yang kami jalankan, menyiapkan mental dan menguasai bahan adalah hal paling penting dalam bicara di depan umum. Setelah itu, banyak-banyak berlatih,” kata Muhajir.

LIPUTAN6 Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 555×

BANDA ACEH – Tiga belas orang pemuda ikut berlatih Kelas Bicara di Depan Umum atau Public Speaking atau pidato, Sekolah Hamzah Fansuri (SHF), yang berlangsung di pantai Gampong Jawa, Banda Aceh, Jumat 1 Januari 2016.  

Salah seorang peserta, Adi Saputra, mengatakan, kelas yang dipimpin oleh Thayeb Loh Angen tersebut dijadwalkan berlangsung sebanyak sepuluh pertemuan selama Januari 2016. Pada pertemuan pertama tersebut, kata Adi, peserta dipandu menguji berpidato selama tiga menit per orang. 

“Pada pertemuan ini kami melatih bicara saja tentang apa saja. Kami menguji mental dan ketahanan tubuh dengan cara berdiri yang benar.  Hari ini kami mempelajari letak jeda dan irama kata-kata saat berbicara di depan umum,” kata Adi yang merupakan penduduk Gampong Peulanggahan, Banda Aceh.

Pemuda yang juga anggota remaja Masjid Teungku Di Anjong ini mengatakan, pertemuan kedua kelas Sekolah Hamzah Fansuri tersebut akan dilaksanakan di tempat yang sama, pada pagi Ahad, 3 Januari 2016.

Pengurus Sekolah Hamzah Fansuri, Muhajir, mengatakan, kelas pidato dibuka oleh Sekolah Hamzah Fansuri SHF setelah berhasil menjalankan Kelas Sastra dan Perkabaran sebanyak dua angkatan dalam tahun 2015.

“Sebagaimana kelas lain, dalam kelas pidato ini, SHF menerapkan lebih banyak praktik dari pada teori. Dalam rumus yang kami jalankan, menyiapkan mental dan menguasai bahan adalah hal paling penting dalam bicara di depan umum. Setelah itu, banyak-banyak berlatih,” kata Muhajir.[]

LIPUTAN6
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar