SIGLI – Sejumlah siswa Pidie belum menerima pencairan Beasiswa Miskin tahun 2015 meski tahun ajaran hampir berakhir. Padahal data penerima beasiswa telah diberikan sejak tiga bulan lalu.

“Sejauh ini belum ada pemberitahuan bantuan sudah masuk rekening baik dari sekolah maupun dari BRI,” ujar Ely, salah satu wali siswa kepada portalsatu.com, Kamis, 26 November 2015.

Hal senada disampaikan oleh Jufri, S.Pd, Kepala SMP 2 Mutiara, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie. Dia mengatakan sebanyak 95 siswanya belum menerima beasiswa miski yang disalurkan melalui BRI unit Mutiara.

Sementara persyaratan siswa penerima termasuk buku rekening sudah lama diserahkan ke BRI sebagai bank penyalur. Jufri juga mengaku sering ditanyakan oleh orang tua siswa terkait belum cairnya dana itu. 

Jufri sering mempertanyakan hal tersebut kepada BRI unit Mutiara. Dia mengatakan berdasarkan keterangan pihak bank, proses penyaluran terhambat lantaran mereka sedang memverifikasi data. Terkadang pihak BRI Mutiara juga menyebutkan internet bermasalah sehingga tidak bisa diproses.

Dijumpai secara terpisah, Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, Ruslan, S.Pd, mengatakan jika ada beasiswa yang belum dicairkan kepada penerima maka hal tersebut terkendala di bank penyalur. Pasalnya, pihaknya hanya memverifikasi data siswa penerima yang di SK-kan kementerian.

“Memang ada laporan sama kita sejumlah beasiswa belum masuk ke rekening mereka, sementara sebagian lainnya sudah lama cair,” kata Ruslan.

Menyikapi hal ini, Asisten Manajer Operasional BRI Cabang Sigli, Saleh, mengatakan keterlambatan pencairan beasiswa ini disebabkan oleh membludaknya data yang masuk. Sementara tenaga teller BRI terbatas sehingga mereka kewalahan menanganinya.

“Kan bukan itu saja yang ditangani petugas. Nasabah lainnya juga harus dilayani,” katanya. 

Saleh berjanji akan mencairkan beasiswa tersebut dalam waktu dekat. Dia juga meminta maaf kepada keluarga siswa.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 39.940 murid Sekolah Dasar (SD) dan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pidie mendapatkan jatah beasiswa dari Kementrian Pendidikan Tahun 2015. Total plot anggaran beasiswa dua jenjang pendidikan tersebut mencapai Rp 18.303.450.000.

Data Dinas Pendidikan Pidie merilis sedikitnya 27.416 murid SD mendapat jatah dalam beasiswa ini. Mereka masing-masing diberikan beasiswa sebanyak Rp400 ribu per tahunnya. Beasiswa Kementerian Pendidikan juga dikucurkan untuk 12.524 pelajar SMP di Pidie. Mereka mendapat jatah masing-masing Rp576 ribu per siswa.

Beasiswa Miskin (BSM) disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) ke rekening masing-masing siswa secara bertahap.

“Itu merupakan bantuan langsung dari Kementerian Pendidikan kepada siswa miskin. Dinas Pendidikan melalui sekolah hanya memberitahukan kepada wali siswa tentang persyaratan saja,” ujar Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, Ruslan, S.Pd, kepada portalsatu.com Kamis, 26 November 2015.[]

Laporan: Zamah Sari