TERKINI
PROFIL

Rusuh, Piala Eropa 2016 Seperti Pertandingan Antarkampung

Dunia telah memberitakan keributan jalanan antara para pendukung keseblasan klub sepak bola Inggris dan Rusia, saling melempari botol dan kursi serta menyerang polisi anti huru-hara…

LIPUTAN6 Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.4K×

Dunia telah memberitakan keributan jalanan antara para pendukung keseblasan klub sepak bola Inggris dan Rusia, saling melempari botol dan kursi serta menyerang polisi anti huru-hara Prancis di Marseille pada Sabtu 11 Juni 2016.

Keributan antara pendukung keseblasan sepak bola seperti itu mengingatkan kita pada slogan peradaban tinggi dan beradab.

Tidak lebih buruk, tapi keributan itu sama dengan keributan di kampung-kampung di Aceh, antara pendukung keseblasan sepak bola kampung atau kecamatan, atau antara pendukung calon eksekutif dan legislatif saat pemilu.

Maka di mana baiknya pertandingan ini, yang melahirkan permusuhan abadi. Sepak bola yang dikampanyekan Eropa, selain melahirkan judi juga melahirkan permusuhan. Dan itu terjadi di Prancis, salah satu negara yang dianggap maju, negara yang diklaim memiliki ‘Kota Seni Dunia’, Paris. O, itukah hebatnya Eropa?

Ini mengingatkan kita terhadap ada orang Barat yang memprotes hukum cambuk di Aceh, yang katanya melanggar HAM. Perbaiki dulu diri Anda.

Lebih lagi kalau mengingat orang Eropa Selatan dan Barat dulu yang menyerang negara-negara di benua lain, termasuk Aceh. Kalau di masa kini, mereka berkumpul menyerang Suriah, sebelumnya Afghanistan, Pakistan, Iraq, Libya, dan lainnya.

Kembali ke masalah sepak bola Eropa yang digilai dunia, termasuk di Aceh, di Indonesia. Orang-orang bergadang untuk menonton sepak bola mereka. Bersorak sorai dengan suara lantang, mengganggu pengunjung lain di kedai kopi, kadang mengganggu orang tidur. Adakah keuntungan lain darinya, selain sekedar untuk dianggap gaul, untuk sama dengan orang Eropa?.

Sepak bola Eropa 2016, ditandai keributan. Semoga di Indonesia, di Aceh, itu tidak dianggap hebat sehingga menjelang pertandingan tidak harus betengkar besar-besaran terlebih dahulu. Salam olah raga![]

Thayeb Loh Angen

LIPUTAN6
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar