MOSKOW – Istana Kepresidenan Rusia atau Kremlin mengkritik keras video kampanye pra-pemilu bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump. Video itu dianggap terlalu memperburuk citra Rusia.
“Saya melihat klip itu. Saya tidak tahu pasti apakah (Presiden) Vladimir Putin melihatnya. Tapi tanggapan kami negatif,” ucap juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, dalam telekonferensi dengan wartawan setempat, seperti dilansir Reuters, Kamis 17 Maret 2016.
Video yang dimaksud Peskov itu merupakan salah satu video kampanye Trump, yang bertujuan menyerang kemampuan kandidat Partai Demokrat Hillary Clinton dalam menghadapi Putin, yang dalam video digambarkan sebagai musuh AS.
Video itu menunjukkan pemimpin Rusia yang dengan mudah melemparkan musuh dalam pertarungan judo, sebelum adegan berganti ke rekaman algojo Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) Mohammed Emwazi yang biasa dijuluki 'Jihadi John'. Adegan kemudian menunjukkan potongan klip Hillary dengan latar belakang suara gonggongan anjing, yang diikuti video Putin sedang tertawa.
“Sudah menjadi rahasia umum bagi kami bahwa memperburuk Rusia dan hal apapun terkait Rusia, menjadi ciri khas wajib dalam kampanye pemilu Amerika,” sebut Peskov.
“Kami secara mendalam menyesali video ini dan berharap proses pemilu (AS) dilakukan tanpa menyinggung negara kami,” imbuhnya.
Televisi nasional Rusia yang biasanya hanya menampilkan pandangan Kremlin, baru-baru ini banyak mengulas hal positif soal Trump daripada kandidat capres AS lainnya. Namun tetap saja televisi ini mengeluhkan pernyataan menyinggung Rusia oleh para kandidat saat kampanye dan debat.[]Sumber:detik.com