BANDA ACEH – Sebuah rumah Aceh bersejarah di pusat kota Kecamatan Samalanga, tepatnya di Gampong Keude Aceh, Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen, terbengkalai tidak ada perawatan dan mulai rusak.
Menyikapi hal tersebut, aktivis adat, Zulfadli Kawom, mengatakan, sebaiknya Pemerintah Aceh mensubsidi langsung kepada masyarakat yang masih mempertahankan rumah adat Aceh untuk perawatan. Hal itu, kata dia, lebih baik daripada saat hilang pemerintah sibuk membangunnya lagi.
“Program ini bisa dimasukkan lewat RPJMP, lewat arah kebijakan dan program kerja melalui SKPA terkait. Begitu juga arsitektur Aceh dan ragam hias warisan benda dan non-benda, perlu program kajian dan pendokumentasian,” ujar Zulfadli, 24 Mei 2017.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang penduduk Samalanga, Mirza Putra, kepada portalsatu.com, mengatakan, Rumah Aceh tersebut berada dalam keadaan memprihatinkan.