BANDA ACEH – Ketua Liga Parlemen Jepang-Indonesia Toshihiro Nikai bersama 39 orang rekannya bertandang ke Aceh, Rabu, 25 November 2015. Mereka tiba di Aceh melalui Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar, sekitar pukul 15.00 WIB.
Kedatangan rombongan Nikai bersama Dubes Jepang untuk Indonesia, Tanizaki Yasuaki, ini mendapat sambutan oleh Forkopimdan Aceh. Mereka kemudian diboyong ke kuburan massal Siron, Lambaro, Aceh Besar yang diterima oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi, mewakili Gubernur Aceh Zaini Abdullah. Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Karo Umum Setda Aceh, Aznal.
Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Jepang yang sebelumnya banyak membantu Aceh dalam rekonstruksi dan rehabilitasi pascatsunami. Dia juga turut menyampaikan kondisi kekinian Aceh yang kondusif.
Dalam penjelasannya, Kadisbudpar Aceh juga menerangkan sedikitnya 45 ribu syuhada korban tsunami yang dimakamkan di situs Siron seluas dua hektar tersebut.
Usai mengunjungi situs Tsunami di Siron, rombongan dijadwalkan berkunjung ke Museum Tsunami, Banda Aceh. Di sana mereka bakal menanam pohon di areal museum. Selanjutnya, rombongan parlemen Jepang ini juga bakal mendapat jamuan makan malam bersama Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Meuligo.[]