BIREUEN - Ratusan santri Dayah Jami'ah Al-Aziziyah (DJA) Batee Iliek, Samalanga, Bireuen mengikuti zikir serta tausiah yang disampaikan Abu Paya Pasi. Acara ini dalam rangka…
BIREUEN – Ratusan santri Dayah Jami'ah Al-Aziziyah (DJA) Batee Iliek, Samalanga, Bireuen mengikuti zikir serta tausiah yang disampaikan Abu Paya Pasi. Acara ini dalam rangka memperingati tahun baru Islam yang diselenggarakan PHBI setempat, Kamis, 6 Oktober 2016, malam.
“Acara malam ini sangat syahdu dan menyentuh sang kalbu dengan untaian zikir dan tausiah oleh Al-Mukarram Abu Paya Pasi,” kata Dr. Teungku Muntasir Abdul Kadir, M.A., akrab disapa Ayah Batee Iliek, pimpinan dayah tersebut.
Pantauan portalsatu.com, acara yang berlangsung sangat meriah ini membuat ratusan santri larut dalam zikir dan salawat.
“Tausiah malam ini menginspirasi banyak hal dan sugesti untuk kita dalam memberikan kebaikan dan perbaikan untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” ujar salah seorang pengajar di dayah yang berdekatan dengan tempat rekreasi Batee Iliek itu.
Abu Paya Pasi dalam tausiahnya mengatakan, melalui hijrah Nabi Muhammad saw., semoga semua pengikutinya bisa meneladani sifa-sifatnya.
“Gaya hidup Rasulullah adalah pola hidup yang harus kita teladani dan kita hidupkan nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari,” kata Abu Paya Pasi.
Abu menyebutkan, Rasulullah merupakan teladan bagi kehidupan umat manusia karena beliau telah memberikan tuntunan dan keteladanan dalam mewujudkan pribadi yang unggul.
“Peringatan tahun baru Islam atau Muharram hendaknya harus lebih dimaknai sebagai upaya untuk meningkatkan peran umat Islam menuju perubahan Islam yang rahmatan lil 'alamin dan lebih baik ke depannya,” kata ulama kharismatik Aceh ini.[]