BANDA ACEH – Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah Anies Baswedan direncanakan membuka acara puncak Kongres Peradaban Aceh di Aula AAC Dayan Dawood, Kamis, 9 Desember 2015 mendatang. Selain Menteri Anies, pembukaan kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB tersebut juga dihadiri oleh Wali Nanggroe Malik Mahmud Alhaytar dan Gubernur Aceh Zaini Abdullah.

“Setelah pembukaan Anies Baswedan akan menyampaikan Orasi Peradaban,” kata Dr Ahmad Farhan Hamid, ketua panitia Kongres Peradaban Aceh, kepada sejumlah wartawan di Skala Coffee & Tea, Gampong Pango, Banda Aceh, Selasa, 8 Desember 2015.

Setelah pembukaan, kata dia, peserta langsung melaksanakan Kongres Peradaban Aceh tentang penguatan bahasa-bahasa lokal di Aceh hingga pukul 16.00 WIB. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan monolog Cut Nyak Dhien yang dibawakan oleh Ine Febrianti sekitar pukul 20.00 WIB.

Kongres dilanjutkan pada Kamis 10 Desember mulai pukul 09.00 WIB. Sementara sorenya akan dibacakan hasil dan rekomendasi kongres secara menyeluruh.

Dijelaskan acara yang akan diikuti oleh 400 orang peserta itu juga menghadirkan beberapa narasumber dari seluruh dunia. Panitia sudah menerima konfirmasi ada beberapa narasumber yang batal hadir karena bersamaan dengan kegiatan lain. Ada juga narasumber yang kondisinya kurang sehat.

“Namun acara itu sudah kelar 80 persen,” kata mantan Wakil Ketua MPR-RI tersebut.

Pada jumpa Pers turut hadir Penyair Fikar W Eda, Wartawan dan Seniman Mustafa Ismail, Reza Pahlevi, Disainer Morenk, dan Jubir PA Adi Laweung.[]

Ralat: Sebelumnya terjadi kekeliruan dalam penulisan judul artikel ini yang tertulis “Anies Baswedan Dijadwalkan Tutup Kongres Peradaban Aceh”. Sebenarnya “Anies Baswedan Dijadwalkan Membuka Kongres Peradaban Aceh”. Redaksi portalsatu.com meminta maaf atas kesalahan ini jika ada pihak-pihak yang merasa dirugikan. Terima kasih.