LHOKSUKON – Ketua Rakan Mualem Aceh Utara Hidayatullah mengatakan dalam dua bulan terakhir harga beras lokal di pasaran meningkat tajam. Di sejumlah pasar kawasan Lhoksukon dan Lhokseumawe, sebelumnya harga beras lokal Rp120 ribu-125 ribu per zak (15 Kg).

“Tapi sekarang harga beras lokal mencapai Rp140 ribu-150 ribu per 15 Kg. Ini sangat berdampak bagi masyarakat ekonomi lemah, karena beras merupakan kebutuhan pokok,” ujar Hidayatullah melaluia siaran pers diterima portalsatu.com, Kamis (kemarin).

Itu sebabnya, Rakan Mualem Aceh Utara berharap pemerintah menggelar operasi pasar untuk menekan  harga beras di pasaran sehingga stabil dan mudah dijangkau masyarakat.

“Dan kami mendesak pemerintah untuk menindaklanjuti persoalan ekspor gabah dalam skala besar keluar Aceh yang menyebabkan Aceh tidak swasembada beras, karena gabah hasil panen di setiap daerah di Aceh hampir 70 persen ‘lari’ ke Medan,” kata Hidayatullah.[]