SIGLI – Puluhan sepeda motor yang melanggar peraturan berlalu lintas terjaring razia Operasi Simpatik, di Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Kamis, 3 Maret 2016.
Kapolres Pidie AKBP Muhajir, SIK., M.H., melalui Kasat Lansat AKP Mawardi, S.E., kepada portalsatu.com, mengatakan, umumnya sepeda motor yang terjaring razia tidak dilengkapi spion, tidak menggunakan helm dan tidak bisa memperlihatkan surat-surat kenderaan, seperti SIM dan STNK. Ini semua karena tingkat kesadaran pengedara masih sangat rendah, meski itu semua demi keselamatan pengendara sendiri, terangnya.
Operasi Simpatik, lanjut Mawardi, dilaksanakan 21 hari sejak 1 Maret 2016. Ini program nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya, karena banyaknya para pengedara motor tidak taat terhadap aturan lalu lintas.