SIGLI – Akibat hujan deras melanda kawasan pedalaman Pidie sepekan terakhir menyebabkan banjir di Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Kamis, 26 November 2015. Banjir luapan sungai Pucok menghancurkan 20 hektar tanaman padi milik warga. Sejumlah infrastruktur seperti jembatan dan jalan juga rusak akibat terjangan banjir.

Geuchik Desa Luepu, Kecamatan Geumpang, Marwan, kepada portalsatu.com mengatakan banjir disebabkan hujan deras selama 3 hari di kawasan tersebut.

“Karena air sangat banyak membuat tebing sungai ambruk sangat panjang,” katanya.

Dia mengatakan air menerobos melalui tebing sungai patah ke perswahan penduduk di desa tetangganya Meuleuwuek.

“Di kawasan ini sekitar sepuluh hektar sawah terendam,” kata Marwan.

Banjir tersebut juga menyebabkan satu unit jembatan gantung Pucok rusak sehingga jalur akses warga setempat terputus.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Apriadi S.Sos membenarkan adanya musibah banjir di Geumpang. Dia mengatakan saat ini an?gotanya sedang berada di lokasi untuk mendata kerusakan.

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana itu. Sejauh ini juga tidak ada rumah warga yang rusak,” kata Apriadi.[]

Laporan: Zamah Sari