BANDA ACEH – Program hafalan Alquran One Day One Ayat resmi diluncurkan oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal di Taman Sari Banda Aceh hari ini Kamis, 10 Desember 2015. Program yang diadopsi dari metode Ustaz Yusuf Mansur ini rencananya akan diterapkan di seluruh SMA/sederajat di Banda Aceh.
Dalam kesempatan itu Illiza mengatakan, para orang tua harus membiasakan pendidikan islami kepada anak-anaknya karena mereka merupakan generasi qurani di masa depan.
“Insya Allah Islam akan bangkit kembali pada era sekarang dan terus mempertajam Alquran, tidak hanya dipandang mata, tapi juga di hati,” kata Illiza.
Bersamaan dengan itu, Pemko Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh juga mewisuda 91 para penghafal Alquran dari Dayah Ma'had Assunnah Lam Awe. Adapun kategori yang diwisuda meliputi hafalan 30 juz, 20 juz, 10 juz, dan 5 juz.
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh dai kondang Indonesia Ustaz Yusuf Mansur dan Ustaz Shamsi Ali, Imam Masjid Islamic Center New York. Sejumlah pejabat turut menghadiri acara ini di antaranya Wakil Wali Kota Banda Aceh dan sejumlah anggota DPRK Banda Aceh.
Sebelumnya, Wali Kota Illiza mengatakan, kehadiran Imam Shamsi Ali dan Ustaz Yusuf Mansur di event yang digelar oleh Dinas Syariat Islam Banda Aceh itu untuk memberikan motivasi kepada para penghafal Alquran di Kota Banda Aceh.
“Tentu kita sangat berterima kasih dan bersyukur karena orang-orang saleh terus berdatangan ke Kota Banda Aceh. Besok beliau berdua akan menyampaikan tausiah untuk memotivasi kita semua, khususnya anak-anak kita para penghafal Alquran,” ujarnya.
Menurut Illiza, pihaknya sangat serius untuk 'membumikan' Alquran di Kota Banda Aceh, sejalan dengan visi menjadikan Ibu Kota Provinsi Aceh ini sebagai Model Kota Madani. “Sejak beberapa tahun yang lalu, kita telah membentuk halaqah-halaqah tahfiz Quran di beberapa masjid, dan ke depan kita upayakan pendirian balee tahfiz di setiap gampông. Tujuan besar kita melahirkan generasi qurani di Banda Aceh.”[] (*sar)
Laporan Maisarah Kim di Banda Aceh