BANDA ACEH – Plt Gubernur Aceh, Soedarmo, menyebutkan segala bentuk intimidasi dan teror harus disikapi secara tegas oleh penegak hukum. Ini termasuk indikasi teror bom palsu yang beberapa waktu lalu terjadi di Lhoksumawe, dan intimidasi menjelang pemilihan umum kepala daerah.
“Intimidasi harus kita kurangi,” kata Soedarmo saat menyampaikan sambutannya saat silaturahmi dengan pimpinan media dan organisasi wartawan di Meuligoe Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Selasa, 8 November 2016.
Dia mengatakan adalah pekerjaan aparat kemanan agar bisa mensosialisasikan kepada masyarakat untuk berani melawan intimidasi. Menurutnya masyarakat juga harus berani melaporkan segala bentuk intimidasi yang dilakukan beberapa pihak di lingkungannya kepada petugas keamanan.