PT PLN (Persero) bakal menurunkan tarif listrik mulai 1 Januari 2016. Penurunan tarif ini berlaku untuk pengguna rumah tangga, pengguna menengah dan industri.
Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun mengatakan tarif listrik pada Januari 2016 turun dibanding tarif listrik Desember 2015. Penurunan tarif itu dipengaruhi nilai kurs Rupiah dan harga minyak Indonesia dan keberhasilan PLN melakukan efisiensi operasi.
“Hal ini menyebabkan menurunnya Biaya Pokok Penyediaan Listrik (BPP). Kontribusi terbesar penurunan tarif listrik Januari 2016 dibanding Desember 2015 adalah keberhasilan PLN melakukan efisiensi operasi,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (31/12).