LHOKSEUMAWE – Pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Lautan Ilmu Kecamatan Blang Mangat mengatakan hingga Maret 2017, banyak warga di kecamatan setempat yang masih buta aksara, putus sekolah serta pengangguran. Untuk itu, mereka mengajak para geuchik untuk mendata sehingga diberikan pendidikan ke depan.
Kami mengajak para geuchik yang ada di Kecamatan Blang Mangat untuk mendata warganya yang buta aksara, putus sekolah serta pengangguran, kata Resyi Azhari, pendiri PKBM Lautan Ilmu, Jumat, 3 Maret 2017.
Resyi menambahkan, hasil dari pendataan itu berguna agar lebih mudahnya PKBM memberikan pendidikan dan keterampilan di setiap gampông dalam meminimalisir masyarakat buta aksara, putus sekolah serta pengangguran yang saat ini luput dari perhatian publik.
Resyi meyakini dengan adanya kerjasama antara PKBM dan para geuchik dalam menjalankan program nonformal, akan membawa pengaruh besar dalam pendidikan dan perekenomian masyarakat serta dapat menjadi mitra geuchik dalam menyelenggarakan program pemberdayaan masyarakat dengan dana gampông.