TERKINI
TAK BERKATEGORI

Pimpinan Dayah Rapatkan Barisan Atasi Aliran Sesat

"Jumlah dayah di Aceh Tengah mencapai 29 unit dan 40 balai pengajian."

DATUK HARIS MOLANA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 780×

TAKENGON – Pimpinan pasantren atau dayah Se-Aceh Tengah, rapatkan barisan atasi aliran sesat seperti mewabahnya organisasi gafatar.

Ketua HUDA (Himpunan Ulama Dayah) Aceh Tengah, Tgk. Adami, mengatakan para pimpinan dayah telah sepakat untuk melakukan pertemuan per satu bulan sekali tepat di akhir bulan.

Mekanisme pertemuan kata Tgk. Adami, dilakukan secara bergilir di seluruh dayah dan topik yang diangkat juga beragam, tergantung pada persoalan yang tengah terjadi di daerah setempat.

“Pergerakan aliran sesat saat ini sangat meresahkan masyarakat Aceh, termasuk di Aceh Tengah,” kata Tgk. Adami dalam sambutannya di Dayah Darul Muta'alimin, Blang Kolak II, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, Rabu 27 Januari 2016.

Dalam sambutannya, Tgk. Adami juga memaparkan jumlah dayah di Aceh Tengah telah mencapai 29 unit dan 40 balai pengajian.

Ia juga menegaskan, pihaknya siap memberantas aliran yang menyimpang dari ketentuan.

Hadir dalam pertemuan itu Wakil Bupati Aceh Tengah Khairul Asmara, Kapolres Aceh Tengah AKBP Dody Rahmawan, Pasi Intel Kodim 0106, Kapten Inf Dwi Harianto dan jajaran SKPK Aceh Tengah.[](tyb)

DATUK HARIS MOLANA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar