BANDA ACEH – Koordinator Peubudoh Sejarah dan Budaya Aceh atau Peusaba, Mawardi Usman, menyayangkan pemajangan standing banner (X banner) mencegah HIV/AIDS di tempat-tempat umum di Kota Sabang. Pasalnya di poin C banner tersebut juga tertulis saran berhubungan suami istri yang dinilai tidak pantas dibaca oleh anak-anak.
“Saya sangat menyesal dinas terkait yang sengaja atau tidak sengaja memajang tulisan yang tidak beretika ini,” kata Mawardi Usman kepada portalsatu.com, Selasa, 5 Januari 2015 malam.
Sejauh amatannya, standing banner ini terlihat berada di seluruh penjuru Kota Sabang. Seperti diketahui, Sabang menjadi daerah wisata yang ramai dikunjungi wisatawan untuk liburan akhir tahun. Namun di antara para wisatawan tersebut juga terdapat anak-anak di bawah umur, yang dinilai rentan dengan redaksi bahasa seperti yang tertera dalam banner tersebut.
