BANDA ACEH – Konsorsium Peusaba mengecam lukisan Cut Meutia di mata uang Rupiah lembaran baru pecahan 1000 yang dikabarkan tahun ini dibuat oleh Bank Indonesia, karena tanpa menggunakan jilbab.
Ketua Peusaba, Mawardi Usman, mengatakan, pemuatan lukisan itu sangat tidak islami dan tidak sesuai dengan karakter Cut Nyak Meutia, seorang pahlawan dunia Islam.
“Itu juga sangat bertentangan dengan adat istiadat Aceh yang sangat islami. Tim peusaba menuntut Pihak BI menarik uang itu dan menggantinya dengan lukisan Cut Nyak Meutia yang berhijab,” kata Mawardi, dalam siaran pers, Selasa, 20 Desember 2016.