LHOKSUKON – Permintaan perabot rumah tangga jenis jati jepara di Kabupaten Aceh Utara meningkat sejak tiga bulan terakhir. Banyak permintaan mebel/furnitur itu untuk keperluan calon pasangan pengantin.
Selama ini banyak pasangan yang melangsungkan perkawinan. Adat di sini setiap ada acara tersebut, kebanyakan pasangan membeli perabotan untuk 'asoe kama' atau isi kamar pengantin, kata Mukhtar, penjual perabot rumah tangga di Tanah Luas, Aceh Utara, Senin, 30 Mei 2016.
Mukhtar menyebut tak hanya warga Tanah Luas yang membeli, dari luar kecamatan itu juga banyak yang memesan perabot rumah tangga di tempat usahanya. Terutama jenis jati jepara berupa tempat tidur dan lemari. “Rata-rata pembeli memilih tempat tidur jenis jati jepara, karena kualitasnya bagus, kayu jati terkenal kokoh dan awet,” ujarnya.
Dia menambahkan, saat ini stok perabot di tempat usahanya sekitar 60 persen untuk semua jenis guna memenuhi kebutuhan konsumen.
Menurut Mukhtar, harga tempat tidur jenis jati jepara bervariasi. Ada yang Rp2,8 juta, Rp2,5 juta, namun ada pula di atas harga tersebut.
Ketika menjelang bulan Ramadan seperti saat ini minat pembeli juga meningkat. Terlebih saat menjelang Hari Raya Idul Fitri, tingginya permintaan barang itu seperti sofa, kursi tamu, meja makan dan perhiasan rumah tangga lainnya, pungkasnya.[]