BANDA ACEH – Perempuan Aceh Award (PAA) kembali digelar untuk yang keempat kalinya. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Gedung BKOW Banda Aceh pada pukul 13:30-16:00 WIB, Rabu, 25 November 2015. Paginya di tempat yang sama diadakan diskusi publik bertema “Perempuan dan Kesehatan; Berjuang dalam Lingkar Kekerasan dan Diskriminasi”.
Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk memberi pengakuan terhadap para perempuan yang telah mendedikasikan dirinya untuk penegakan hak asasi perempuan di Aceh.
PAA ditujukan untuk mereka yang selama ini tidak diperhitungkan dan tidak diketahui tapi sebenarnya melakukan kerja-kerja yang cukup penting, kata Asiah Uzia, Ketua Panitia PAA 2015 kepada portalsatu.com melalui surat elektronik, Selasa, 24 November 2015.
Untuk tahun 2015 ini panitia mengusung tema “Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan”. Sebelumnya PAA telah dilaksanakan pada 2009, 2010 dan 2012.
Anugerah PAA pada tahun ini kata Asiah, secara khusus diperuntukkan kepada perempuan pejuang pemenuhan hak perempuan korban kekerasan terutama yang bekerja di tingkat gampong/desa.
Proses penerimaan calon penerima PAA 2015 sudah berlangsung sejak Juli 2015. Nama-nama calon diseleksi oleh juri yang terdiri dari unsur aktivis perempuan, pemerintah, akademisi, ulama dan unsur media massa.[]