BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh membagikan 3.000 masker secara gratis kepada warga, khususnya para pengguna kendaraan bermotor, Senin, 26 Oktober 2015. Aksi ini guna meminimalisir dampak negatif kabut asap yang mulai menyelimuti Banda Aceh sejak kemarin.

Pembagian masker dipusatkan di tiga lokasi seperti di Simpang Jam, depan Masjid Raya Baiturrahman dan Simpang Surabaya. Ribuan masker tersebut dibagi oleh tiga tim yang terdiri dari petugas BPBD, Satpol PP, pegawai Setdako Banda Aceh dan sejumlah relawan RAPI.

Sebelum bergerak ke lokasi, ketiga tim tersebut dilepas oleh Asisten Pemerintahan Setdako Banda Aceh Bachtiar, S.Sos, M.Si. Dia mewakili Wali Kota Banda Aceh, Hj Illiza Sa'aduddin Djamal di halaman balai kota.

Bachtiar mengatakan pembagian masker gratis untuk warga merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Banda Aceh, terkait penanganan kabut asap yang telah dikeluarkan beberapa waktu lalu.

“Mohon dibagikan dengan penuh sopan santun seraya mengajak warga agar mau mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Selain itu, wali kota juga mengajak seluruh warga Banda Aceh untuk berdoa agar Aceh dapat segera bebas dari kabut asap,” katanya.

Di tengah hujan gerimis, sejumlah asisten, staf ahli, Kepala SKPD dan Kabag di lingkungan Setdako Banda Aceh ikut turun langsung membagikan masker kepada warga. Kegiatan ini mendapat respon positif dari para pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor.

Seperti diketahui, sejak beberapa hari terakhir kabut asap akibat kebakaran lahan di sejumlah titik di Pulau Sumatera kembali menyelimuti Kota Banda Aceh. Selain membuat jarak pandang berkurang, ancaman penyakit yang dipicu kabut asap seperti infeksi saluran pernafasan (ISPA) pun mulai menghantui masyarakat.[](bna)