LHOKSEUMAWE – Mantan karyawan Universitas Malikussaleh (Unimal), Safwandi, 34 tahun, asal Hagu Selatan, Lhokseumawe, yang mengaku membakar gedung rektorat kampus itu, menyerahkan diri ke Polsek Muara Batu, Aceh Utara. Ia mengaku membakar Kantor Rektor dan Biro Akademik Unimal di Reuleut, Kecamatan Muara Batu, karena kecewa dipecat sebagai pekerja di kampus tersebut.

“Iya, sudah ada seorang pria mengaku membakar kampus dan sudah menyerahkan diri,” ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha kepada portalsatu.com.

Budi menyebutkan, Safwandi mengaku kecewa menerima surat keputusan (SK) pemutusan kontrak kerja dua hari lalu. Padahal, ia sudah bekerja di kampus tersebut sejak tahun 2009. Selain itu, kata Budi, Safwandi juga merasa kecewa lantaran istrinya yang sudah mengabdi di universitas itu sejak 2007 belum menerima SK pengangkatan tenaga kontrak.

Menurut Budi, Safwandi mengaku frustrasi sehingga pagi tadi dalam perjalanan ke kampus utama di Reuleut ia membeli tiga botol pertamax eceran. Sampai di kampus tersebut, ia langsung menuju ruangan senat di lantai dua Gedung Rektorat Unimal.

“Dia membakar ruang senat dan menuju ruang lainnya di lantai dua. Setelah itu pelaku mengaku langsung menyerahkan diri ke polisi,” kata Budi.[] (*sar)