SIGLI – Memasuki hari ke 3 pascabanjir melanda Kabupaten Pidie, sebanyak 19  sekolah di beberapa kecamatan hingga kini masih terpaksa diliburkan. Pasalnya selain ada yang masih terendam, ada juga kondisi sekolahnya masih belumpur.

“Ada sekolah-sekolah yang hingga saat ini belum kering, terendam air dan penuh lumpur sampah banjir,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, Murtallamuddin S.Pd, M.Pd kepada portalsatu.com, Jumat 29 Januari 2016.

Dia menjelaskan, ada sekitar 30 sekolah yang menyebar di Kecamatan Padang Tiji, Muara Tiga, Delima, Grong- Grong, Batee dan Pidie, masih terhenti aktivitasnya. 

“Jika hujan tidak terjadi lagi, insya Allah, Senin 1 Februari 2016 semua sekolah akan aktif kembali,” kata Kadis, seraya menambahkan kemungkinan ada sekolah rusak akan didata dulu tingkat kerusakannya.

Berdasarkan data sementara dari kepala sekolah masing-masing, sekolah yang belum bisa dilaksanakan proses belajar–mengajar meliputi Sekolah SMA, yaitu SMA 1 Peukan Pidier, SMA 1 Delima, SMA 1 Padang Tiji dan SMA 1 Muara Tiga. Sedangkan untuk SMP, meliputi SMP 1 Muara Tiga, SMP 1 Padang Tiji, SMP 1 Peukan Pidie dan SMP 2 Delima.

Untuk tingkat SD, menurut Kadis, seperti SD 2 Pawod, SD Pante Meuria, SD 1 Kalee, SD 2 Kalee, SD Peudaya, SD 2 Grong – Grong, SD Pangge Pilok, SD Batee Crueng, SD Keude Batee, SD Caloeng, SD Bintang Hu.[](tyb)