IDI RAYEUK – Suasana Gampong Seunebok Bayu, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur dilaporkan mencekam usai penculikan terhadap tiga kuli bangunan, Senin, 28 Desember 2015. 

“Masing-masing teungoh peusiblah droe nyoe bang. Untuk sementara lon han tejuet peugah haba panyang bang, yang intinya kamoe hinoe tengoh yoe dan hana pubuet sapue (masing-masing menyelamatkan diri sendiri bang. Untuk sementara saya tidak berani berbicara panjang lebar, yang intinya kami di sini ketakutan dan tidak beraktivitas),” ujar Geuchik Faisal menjawab portalsatu.com saat dikorfirmasi via teleponnya, Senin, 28 Desember 2015.

Faisal mengatakan sebahagian warganya tidak berani beraktivitas, baik ke kebun maupun sekadar duduk di warung kopi. Mereka takut keselamatannya terancam.

“Untuk aktivitas masyarakat hari ini tidak ada. Suasana gampong kami ini sudah sepi. Ada yang sudah keluar dari gampong dan ada yang berdiam di rumah saja,” katanya.

Sementara itu saat ditanyai kondisi tempat ketiga korban penculikan bekerja, geuchik hanya menjawab,“nyan hom bang setahu long hana kerja sapue hinan (entahlah bang setahu saya tidak ada aktivitas apa-apa di sana).” 

Faisal mengatakan bakal mengungsikan masyarakat Gampong Seuneubok Bayu ke Kantor Kecamatan Banda Alam jika suasana masih belum normal.

“Ini sedang kita musyawarahkan. Jika memang sampai sore nanti keadaan semakin kacau, kemungkinan besar kami semua akan mengungsi ke Kantor Camat Banda Alam,” kata Faisal.[](bna)