LHOKSUKON – Meliyana, 24 tahun, pedagang nasi asal Gampông Teupin Kuyun, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Buket Rata, Lhokseumawe. Korban tersetrum listrik saat memasang colokan (steker) listrik ke stop kontak pada gerobak nasi di Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Kamis, 20 April 2017, sekitar pukul 20.30 WIB. Saat kejadian, kawasan itu sedang diguyur hujan deras.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Teguh Yano Budi dihubungi portalsatu.com, Jumat, 21 April 2017, mengatakan, korban berjualan nasi menggunakan gerobak dorong milik Rubiah, 45 tahun, warga Gampông Rawang Itek, Tanah Jambo Aye.

“Korban memasang colokan listrik ke stopkontak yang ada di gerobak, tanpa melihat stopkontak itu basah karena hujan deras. Saat colokan dipasang, korban langsung tersengat listrik. Tak lama, korban terlepas dari setruman listrik itu,” ujarnya.

Teguh melanjutkan, korban kemudian dilarikan ke Puskesmas terdekat oleh Rubiah dan warga sekitar. Namun, pihak keluarga meminta korban dirujuk ke RSUCM Lhokseumawe untuk pemeriksaan lebih intensif.

“Dari hasil pemeriksaan dokter di Puskesmas, korban mengalami penurunan kesadaran, nyeri di kepala dan nyeri dada akibat trauma listrik. Namun tidak ada luka bakar. Saat ini korban dirawat di RSUCM Lhokseumawe,” ucap Teguh.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat mengunakan listrik, karena bisa berbahaya jika lalai. “Jika ingin memasang steker listrik ke stop kontak, pastikan dulu kondisinya. Lihat apakah ada basah atau rusak dengan kabel mengelupas, karena itu bisa berbahaya. Mulai dari steker menanak nasi, televisi, kipas angin, dan lainnya,” pungkas Teguh.[] (*sar)