SEMARANG — Presiden Joko Widodo menegaskan tidak masalah jika ada banyak pihak yang menyebutnya terlalu ambisius terutama dalam menetapkan target proyek infrastruktur termasuk pembangkit listrik 35.000 MW.
“Pembangkit listrik ini juga infrastruktur, kenapa dibangun? Kita banyak yang menyampaikan kita terlalu ambisius dalam lima tahun menargetkan 35.000 MW padahal 72 tahun kita hanya bisa membangun 53.000 MW, tidak apa-apa, target harus besar, ambisi harus seperti itu,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan Orasi Ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-60 Universitas Diponegoro (Undip) di Stadion Undip Semarang, Selasa.
Menurut dia, jika target tersebut tidak ditetapkan tinggi maka daya saing Indonesia akan tertinggal jauh dibandingkan negara-negara lain. Hal itu sejatinya menyangkut daya saing Indonesia yang tertinggal dibandingkan negara lain.
“Ongkos, biaya transportasi di Indonesia dibandingkan negara-negara sekitar di Malaysia, di Singapura, ongkos 2,5 kali lipat lebih mahal artinya untuk membawa barang dari satu tempat ke tempat lain itu 2-2,5 kali lipat lebih mahal,” katanya.