REDELONG – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) perwakilan Bener Meriah-Aceh Tengah hingga saat ini masih menampung korban dugaan perdagangan manusia bersama saudara kandungnya.
“Kita sudah konsultasi dengan ibu wakil bupati supaya dua anak terbengkalai itu dapat dititipkan di panti milik pemerintah BM,” kata Koordinator YARA perwakilan BM-Aceh Tengah, Railawati, SH kepada portalsatu.com, Jumat, 18 Maret 2016.
Secara terpisah, Kadis Sosial Bener Meriah Ridwan, S.Pd, mengaku hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Bener Meriah belum memiliki satupun panti sosial untuk penitipan anak terbengkalai atau anak keluarga miskin.
“Sebelumnya kita punya panti sosial, ada anak yang diasuh plus pengasuhnya. Namun karena ada proyek perluasan Bandara Rembele, maka kita digusur,” kata Ridwan.
Pihak bandara, katanya, juga berjanji akan merelokasi panti sosial baru untuk Pemkab BM mulai dari menyediakan lahan hingga pembangunan gedung.