TERKINI
TAK BERKATEGORI

Pang Rahet: Dinas Pendidikan Peugah ka Bereh, Padahai Aneuk Sikula Meuwet-wet

Jika Dinas Pendidikan tidak segera menindaklanjuti maka dirinya bakal memanggil kepala dinas tersebut untuk turun bersamanya ke lapangan melakukan penertiban terhadap pelajar yang berkeliaran

IRMANSYAH D GUCI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.1K×

IDI RAYEUK – Ketua Komisi E DPRK Aceh Timur Abdul Hamid alias Pang Rahet meminta Dinas Pendidikan Aceh Timur memperketat tingkat kedisiplinan pelajar. Menurut dia, banyak pelajar Aceh Timur mulai tingkat SMP dan SMA selama ini terlihat berkeliaran saat jam belajar, seperti di warung kopi dan warnet.

“Terkait masalah ini dinas pendidikan dan komite sekolah untuk lebih berperan dalam hal menjaga kedisiplinan pelajar. Di sini juga kita meminta kepada Dinas Pedidikan untuk menerapkan peraturan kedisiplinan terhadap anak-anak sekolah yang melanggar ketertiban,” ujar Pang Rahet ditemui portalsatu.com, Senin, 21 Desember 2015, di ruang kerjanya.

Pang Rahet mengatakan terkait tingkat kedisiplinan pelajar di Aceh Timur pihaknya telah melakukan koordianasi dengan Dinas Pendidikan. Namun menurut Pang Rahet, hal itu masih diabaikan dinas tersebut.

“Kita sudah koordinasi dengan Dinas Pendidikan. Na tom tapeugah, oh tapeugah kabereh mandum, tapi oh ta teurimong laporan, aneuk miet sikula mewet-wet iluwa bak warnet. Contoh lage uroe nyoe, na laporan masyarakat bak long,” kata Pang Rahet dengan nada kecewa.

Pang Rahet berharap elemen terkait untuk lebih berperan aktif dalam mengawasi meningkatkan ketertiban terhadap pelajar di  wilayah Aceh Timur.

“Kita harap kepada semua yang berperan di dunia pendidikan, baik Dinas Pendidikan sendiri, komite sekolah dan Satpol PP untuk bisa lebih memperluas tingkat pengawasan dan penertiban pelajar yang tidak disiplin di Aceh Timur. Bek di pusat kota Idi sagai, perle chit razia di daerah Peureulak, Julok, dan Simpang Ulim, karna daerahnyan jai that laporan bak kamoe jitamong,” katanya.

Dikatakannya lagi, jika Dinas Pendidikan tidak segera menindaklanjuti maka dirinya bakal memanggil kepala dinas tersebut untuk turun bersamanya ke lapangan melakukan penertiban terhadap pelajar yang berkeliaran.

“Menyoe hana geu respon, lon pakat tron kepala dinas peugot razia langsong dengon lon sendiri. Ini semua kita lakukan karena kita ingin kualitas pendidikan di Aceh Timur lebih baik ke depan. Begitu juga dengan anggaran yang dikucurkan lumayan besar dan itu kita harap bisa mendukung segala sektor di pendidikan,” ucap Pang Rahet.[](idg)

IRMANSYAH D GUCI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar