BANDA ACEH – Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menghadiri Milad ke-52 Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry, Banda Aceh, Kamis, 29 Oktober 2015.  Badrodin menyampaikan orasi ilmiah di depan sivitas akademika dan mahasiswa.

Dalam oransinya, Kapolri Badrodin menyinggung masalah jaminan keamanan investasi bagi pengusaha. Menurutnya, para pengusaha berharap tidak ada aksi-aksi tuntutan dari pihak buruh yang dianggap mengganggu investasi.

Namun, sambung Kapolri, hal itu sudah diamanahkan dalam undang-undang. Buruh dibolehkan untuk menuntut upah minimum, baik dengan cara demonstrasi atau menyampaikan pendapat di depan umum maupun melakukan mogok kerja.

Pada dasarnya, Polri dihadapkan harus menjalankan undang-undang kebebasan berpendapat di depan umum bagi warga negara. Akan tetapi, Polri juga dituntut harus menjaga keamanan dan menjamin keamanan berinvestasi.

“Di sisi lain pengusaha butuh keamanan investasi, iklim investasi yang aman. Namun seluruh warga Indonesia memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan tuntutan,” kata Badrodin Haiti.

Dikatakannya, polisi dihadapkan dengan keadaan yang harus menjaga keamanan agar pengusaha mau berinvestasi di Indonesia. Mereka juga harus menjamin kebebasan berpendapat yang diamanahkan undang-undang.

“Untuk itu Polri tetap menjalankan amanahnya menciptakan iklim investasi yang aman,” ujar Kapolri Badrodin Haiti.[](bna)

Laporan: Murti Ali Lingga