BANDA ACEH “Om tolong teloletin eksekutif dan legislatif.” Kalimat itu tertulis pada salah satu kertas karton diusung mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) yang berdemonstrasi di depan Kantor Gubernur Aceh, Rabu, 4 Januari 2017.
Kalimat itu sebagai bentuk sindiran terhadap Pemerintah Aceh dan DPRA terkait polemik APBA 2017. Belasan mahasiswa mendesak pihak eksekutif dan legislatif segera menuntaskan APBA 2017 dan menghentikan polemik. Mereka juga meminta Plt. Gubernur tidak mempergubkan APBA karena dinilai akan merugikan Aceh.
Kehilangan 2 T jika dipergubkan, demikian kalimat lainnya ditulis pada kertas karton yang ditunjukkan mahasiswa.
Para demonstran menyatakan, polemik terkait APBA dipergubkan atau diqanunkan harus dihentikan. Rakyat butuh APBA yang prorakyat,” ucap salah seorang demonstran.