Lapangan Gampong Kabu, Kecamatan Puereulak Barat, Aceh Timur, disesaki warga. Lapangan pinggir sawah itu tampak dihiasi sejumlah spanduk. Maklum, ada pesta rakyat di sana. Beberapa hand tractor (traktor tangan) parkir di area sawah dekat lapangan itu. Tampak pula dua pemuda bersiap-siap mengoperasikan traktor. Masyarakat setempat menyebut salah satu jenis Alsitan itu: “moto meu'ue“.
“Nyoe acara balap moto meu'ue sambot musem tron u blang, pula pade (ini acara lomba balapan traktor menyambut musim turun ke sawah, tanam padi),” begitu masyarakat Gampong Kabu menyebut pesta rakyat yang teramat langka itu.
Lomba itu digelar masyarakat setempat, Sabtu, 12 Desember 2015. Ratusan warga dari berbagai kalangan berkumpul menyaksikan dengan antusias balapan “aneh tapi nyata” tersebut.
Ajang itu diikuti 54 peserta yang merupakan para petani di wilayah setempat untuk memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah. Seluruh peserta siap memacu moto meu'ue di area sawah.
Ajang ini diakui sangat unik yang pernah dilihat masyarakat di sana. Seperti dikatakan Jamali, warga Gampong Teupen, Kecamatan Peurelak Barat kepada portalsatu.com, di lokasi balapan.
Nyoe han tom meutakalon pih lage nyoe lomba. Nyoe sangat langka dan kamoe meurasa seunang, karna pih nyoe sekalian tasambot musem tanom pade karap trok, ujar Jamali yang juga turut menjadi peserta balapan itu.